Apa Kabar Mobil 7 Penumpang, BMW?

Semarang – Memang bukan rahasia umum, pabrikan mewah asal Jerman, BMW, menjadikan sedan sebagai tulang punggung penjualan mereka di berbagai dunia, termasuk Indonesia. Meski demikian bukan berarti BMW tidak menawarkan mobil 7 penumpang.

Vice President Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’Tania mengatakan, BMW memang sengaja memperkenalkan mobil 7 penumpang. Karena ingin memperlengkap line up penjualan BMW, termasuk di Indonesia.

“Kami masih menjual mobil 7 penumpang BMW Seri 2 Active Tourer dan BMW Seri 2 Gran Tourer,” kata Jodie di Semarang.

Lalu apakah BMW Seri 2 ini ikut laris di pasaran ya? Jodie mengakui penjualan BMW Seri 2 memang terbilang tidak seseksi penjualan sedan di Indonesia. Namun hal ini bukan karena model ini tidak memiliki penggemar terlebih tidak laku. Melainkan karena mobil ini didatangkan langsung dari Jerman, jadi konsumen yang menginginkannya harus inden terlebih dahulu.

“Biasanya pada mobil Jepang yang tulang punggung 7-seater, kenapa BMW berbeda? Ini lebih ke DNA brand BMW, BMW merupakan buat ke mereka yang lebih menikmati sensasi di belakang kemudi, jadi didesain untuk pengendara,” kata Jodie.

“DNA Sporty performa, irit bahan bakar, jadi bukan fokus ke 7-seater, tapi karena BMW berusaha memenuhi kebutuhan semua pelanggan. Kami tetap menghadirkan active tourer dan gran tourer. Karena segmennya kecil sekali, tapi bisa memenuhi kebutuhan pelanggan,” tambahnya.

Buat konsumen yang menginginkan BMW Seri 2, konsumen harus inden hingga 6 bulan.

“Ini (BMW Seri 2-Red) masih ada segmennya, cuma memang tidak terlalu banyak. Jadi jangan lupa BMW punya mobil 7-seater. Karena ini CBU, kerannya tetap kita buka, kalau ada yang mau kami buka. Inden paling lama 6 bulan kurang lebih,” tutup Jodie.

(lth/rgr)

Post a comment

You must be logged in to post a comment.

Powered by themekiller.com