Duh, Sudah Tahu Bahaya Masih Saja Ngerokok Sambil Naik Motor

Jakarta – Merokok sambil naik motor itu membahayakan ya, Otolovers. Bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain. Korbannya juga sudah ada. Namun masih ada saja pengendara yang nakal dan tetap merokok sambil mengendarai motor.

Baru-baru ini seorang mahasiswa Poltekkes Semarang, Febry Risdhiyatama Fahrurriza, mengungkapkan ia mengalami infeksi mata karena terkena abu rokok saat naik motor.

Febry bukanlah orang pertama yang harus mengalami infeksi mata akibat abu rokok. Sebelumnya juga sudah pernah ada kasus yang sama dan viral di media sosial dialami oleh Rendhy Maulana.

Buat si pengendara sendiri, merokok sambil naik motor itu bisa membuyarkan konsentrasi karena satu tangannya harus memegang rokok padahal tangan seharusnya tidak lepas dari setang motor.

“Yang paling penting bagi pengendara motor, ketika naik motor itu adalah full time job, pekerjaan utamanya dia. Jadi ketika naik motor itu harus fokus naik motor, bukan merokok, bukan dengerin musik dan lain-lain,” jelas Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu beberapa waktu lalu.

“Karena naik motor adalah aktivitas yang paling bahaya dan aktivtas multitasking yang paling banyak. Di saat yang sama matanya memperhatikan seribu macam objek dan otaknya juga harus memilah-milah dalam waktu yang sama mana yang harus diprioritaskan, dan di saat yang sama juga anggota tubuhnya, semua melakukan pekerjaan,” lanjut Jusri.

Mengendarai motor memang dibutuhkan konsentrasi penuh. Bahkan kalau Otolovers berkendara dan melakukan aktivitas lain yang menganggu konsentrasi bisa-bisa justru ditilang dengan denda Rp 750 ribuan.

“Pidana 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000 ( tuju ratus lima puluh ribu rupiah ),” ungkap Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Maret lalu.

Hal itu, kata Budi, tertuang dalam UU no.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 106 ayat 1.

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraanya dengan wajar dan penuh konsentrasi,” begitu bunyi pasal tersebut. (dry/rgr)

Post a comment

You must be logged in to post a comment.

Powered by themekiller.com