Ini Kata Yamaha Soal RX-King yang Dibanderol Rp 300 Juta

Jakarta – Setelah sempat menjadi raja di zamannya, Yamaha RX-King kemarin kembali membuat heboh dunia maya. Chris Novalia membuat heboh jagat maya dengan mengunggah foto Yamaha RX-King jadul kelahiran 1997 berbanderol Rp 300 juta atau setara dengan harga mobil.

Apa tanggapan Yamaha melihat fenomena ini ya? General Manager Aftersales PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, M Abidin pun memberikan komentarnya kepada detikOto.

“Ini berawal dari medsos, jadi banyak yang seperti publish saya juga ikut mem-publish di media sosial saya,” ujar Abidin.

“Kalau mau melihat fenomena Yamaha RX-King ini, kalau dilihat ini tahun 1997 artinya itu sudah part YCLS, part ini ada di sebelah kiri motor. Part ini dikaitkan CDI sehingga suplai olinya tepat. Itu memang, kalau part semuanya Jepang itu tahun ’80-an,” katanya.

Namun untuk fenomena Yamaha RX-King ini, masih ada beberapa part yang terbuat dari Jepang.

“Ada part yang made in Jepang juga di RX-King itu, seperti transmisi, karena pabrik part kita di Karawang, Yamaha Part Manufacturing waktu itu belum berdiri. Pabrik ini khusus memproduksi transmisi, cylinder head, crank case. Semenjak berdiri, baru diproduksi di sana, untuk memperbesar kandungan lokal dengan berbagai persyaratan,” ujarnya.

Lalu bagaimana tanggapan Yamaha dengan RX-King dengan banderol Rp 300 juta?

“Kalau mengenai kolektor, yang namanya motor ini sudah tidak ada yang jual. Mengenai harga relatif, bahkan menurut saya ada yang lebih mahal yang versi RX-King Gold. Ini tidak ada yang mau jual, karena motor ini dilahirkan merayakan hari jadi RX-King ke-20 tahun. Motor ini diperkenalkan beberapa tahun sebelum berhenti produksi, saya rasa ini lebih mahal karena tidak mau dijual,” katanya. (lth/rgr)

Post a comment

You must be logged in to post a comment.

Powered by themekiller.com