Pajak Turun, Harga Sedan Mazda Kemungkinan Turun Juga

Jakarta – Salah satu yang mewarnai dunia otomotif pada awal tahun 2018 ialah terkait wacana revisi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mobil sedan. Disebutkan, nantinya embel-embel kategori barang mewah di mobil sedan mini (1.500 cc ke bawah) dan sedan kecil (di atas 1.500 cc) akan dicabut sehingga nilai jualnya bisa turun.

Terhadapnya, produsen terkait menyambut dengan hangat. Bahkan beberapa dari mereka sudah memikirkan strategi untuk produk sedannya.

Salah satu produsen otomotif asal Jepang, Mazda, juga menaruh harapan terhadap revisi tersebut. Bila benar pajak kendaraan mobil sedan akan dituruni, kemungkinan kendaraan kecil Mazda akan mengalami penurunan harga.

“Jelas, kita akan menyesuaikan (harga sedan Mazda). Oleh karena itu, kita sekarang sedang tunggu aturan mainnya dulu, pajaknya turun berapa, perubahannya di mana, dan lain sebagainya. Setelah itu, baru kita akan hitung kembali dengan principle di Jepang harganya akan terkena penyesuaian berapa (besaran turunnya harga sedan Mazda-Red),” kata Presiden Direktur Eurokars Motor Indonesia, Roy Arman Arfandy kepada wartawan di Jakarta.

“Tiap produsen otomotif kan tentu memiliki strategi yang berbeda, ada yang menambah fitur ada juga yang menurunkan harga jualnya. Itu sah saja, terserah,” lanjutnya.

Dengan pajak sedan yang turun, pihak Mazda dikatakan akan sangat senang. Karena, diperkirakan peminat mobil sedan bakal bertumbuh pesat.

“Ya, katanya kan mau turun ya pajak sedan, doakan saja. Kalau benar, wah Alhamdulillah buat saya. Sekarang kan sedan itu sedikit pangsa pasarnya karena mungkin pajaknya tinggi. Saat ini diturunkan (pajaknya), orang-orang yang mengejar kenyamanan berkendara atau sebagai penumpang bakal pakai sedan. Jadi, saya yakin peminatnya akan bertumbuh,” tutup Roy. (ruk/rgr)

Post a comment

You must be logged in to post a comment.

Powered by themekiller.com