Pria Ini Punya 30 Mobil di Garasinya, Bagaimana Merawatnya Ya?

Bekasi

[Gambas:Video 20detik]

Mengurus satu mobil dan satu motor saja cukup sulit. Tidak jarang juga beberapa orang yang mempunyai dua mobil lebih langsung menggunakan tenaga tambahan atau asisten untuk mengurusnya. Lantas bagaimana kalau di garasi ada 30 mobil lebih dan diurus tanpa asisten ya?

Penggagas dan pemilik Kedai Built Up, Helmie Sarosa sudah memiliki lebih dari 30 mobil berumur di garasinya yang masih dalam kondisi prima. Tanpa menggunakan asisten, ia bersama sang istri mengurusi seluruh kendaraannya itu.

“Pernah saya pakai asisten buat bantu-bantu, hasilnya malah saya tidak ngapa-ngapain. Tinggal nyuruh saja. Jadi tidak pakai lagi. Mending ngurus sendiri, dibantu istri paling sesekali,” katanya kepada detikOto di Kedai Built Up, Taman Galaxy, Bekasi, Jawa Barat.

“Tidak susah kok. Kurang lebih 2 sampai 4 mobil tiap harinya saya bersihkan dan panaskan, tergantung enjoy-nya yang mana. Misal, hari ini saya mau pakai DX (Corolla DX), ya saya bersihkan, keluarin dan jalan-jalan ke komplek. Bergantian seperti itu,” tambah Helmie Sarosa.

Beberapa waktu pun sang anak ikut membantunya. Tapi bukan seperti Helmie, cara sang anak cukup berbeda yakni dibawa jalan-jalan.

“Kadang anak saya mau keluar dan bawa mobil, yasudah bawa ini saja (menunjuk mobil Toyota Carina-Red) sekalian dipanaskan. Nanti pulangnya di cuci. Lumayan kan,” ujar Helmie.

Untuk merawat maupun restorasi interior atau eksterior, biasanya Helmie memanggil kenalan ke rumahnya untuk dibereskan. Bila tidak, ia dengan temannya hunting mencari bengkel untuk merawat mobil.

“Saya juga kan kenal dekat dengan beberapa teman komunitas, jadi kalau kenapa-kenapa sharing sama mereka. Mereka juga begitu ke saya,” ujarnya.

Pria yang akrab dikenal Helmie SRS itu membuka Kedai Built Up, sebuah garasi untuk mobil-mobil built up tua. Garasi Kedai Built Up terbuka untuk siapa saja yang ingin melihat atau membeli mobil klasik.

“Saya mengoleksi, tapi saya tidak pernah menjadikan mobil-mobil saya sebagai pusaka. Jadi kalau ada yang merasa cocok, silakan dibeli. Datang saja, main ke tempat saya silakan. Ada kedai kopinya. Terbuka untuk siapa saja,” kata Helmie.

Di Kedai Built Up, mobil-mobil yang ada adalah mobil keluaran 2005 ke bawah. Bahkan, ada mobil keluaran tahun 1960-an. “Di dalam kedai sekarang kurang lebih 25-30 unit. Mobil built up semua. Dan itu bertukar (berganti model) terus. Kalau ditanya sejak 2007 mungkin sudah 100 lebih mobil built up yang sudah pindah tangan dari Kedai Built Up,” ujar Helmie. (ruk/ddn)

Post a comment

You must be logged in to post a comment.

Powered by themekiller.com