Transportasi Makin Maju, Orang Indonesia Masih Butuh Mobil

Jakarta – Presiden Joko Widodo saat ini terus mengebut pengerjaan infrastuktur termasuk transportasi umum. Hal tersebut pastinya lebih memudahkan masyarakat Indonesia terutama saat hendak bepergian.

Tapi rupanya hal tersebut tak terlalu banyak berpengaruh terhadap penjualan mobil. Bukannya membuat penjualan mobil menurun dan beralih ke transportasi umum, masyarakat RI justru makin banyak yang akan membeli mobil baru.

“Harapannya market 2025 besar 2,5 juta unit (jualan mobil). Di negara maju mobil kan bukan hanya mengantar sampai di tempat, mobil itu kan sebagai feeder gitu dia dari rumah datang ke stasiun, dari stasiun ke tempat kerja,” tutur Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono saat ditemui detikOto di Senayan, Jakarta.

“Atau mobil itu dipakai sabtu minggu jadi tetap ada fungsinya kalau indonesia masih banyak, jangan takut di Papua, Kalimantan butuh mobil lah,” sambung Warih.

Warih justru memprediksi fungsi mobil tak hanya untuk sekadar mengantar saja namun juga bisa berkomunikasi sehingga fungsinya masih banyak dan tetap dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kan ada ide macam-macam connected car lah. mobil itu fungsinya mengantarkan orang dari satu tempat ke tempat lain, nanti fungsi itu akan ditambah tuh komunikasi juga antar mobil, komunikasi mobil dengan rumah,” katanya. (dry/lth)

Post a comment

You must be logged in to post a comment.

Powered by themekiller.com